GEREJA PROTESTAN DI CHINA DIGEREBUK, DUA PENDETA DITAHAN - Berita Dunia
← Kembali

GEREJA PROTESTAN DI CHINA DIGEREBUK, DUA PENDETA DITAHAN

Foto Berita

JAKARTA, Media Online – Gereja Protestan Early Rain Covenant di Kota Jiangyou, China Barat Daya, kembali menjadi sasaran penggerebekan aparat keamanan. Peristiwa ini terjadi pada Minggu (25/8) saat jemaat tengah menggelar ibadah Minggu pagi di sebuah ruang hotel.

Dalam pernyataan resmi yang diunggah di Telegram, pihak gereja menyebut dua pemimpinnya, Yan Hong dan Wu Wuqing, ditahan setelah puluhan jemaat, termasuk anak-anak, diangkut untuk diinterogasi. Sekitar 50 personel polisi bersenjata lengkap menggerebek lokasi dan membawa lebih dari 30 anggota serta pemimpin gereja ke Pusat Penahanan Jiangyou menggunakan beberapa kendaraan polisi.

Menurut kesaksian jemaat, mereka sempat dilarang bernyanyi dan diminta menandatangani surat pernyataan (afidavit) sebagai syarat pembebasan. Namun, jemaat menolak dan akhirnya dibebaskan pada pukul 18.00 waktu setempat. Dua pendeta yang ditahan baru dilepas antara pukul 21.00 hingga 23.00.

Gereja yang didirikan pada 2008 di Chengdu ini sudah lama masuk radar Partai Komunis China (PKC) karena dianggap sebagai gereja bawah tanah. Pendiri gereja, Pendeta Wang Yi, bahkan sudah mendekam di penjara sejak 2018 dengan vonis sembilan tahun penjara atas tuduhan 'menghasut subversi kekuasaan negara'.

Analisis Dampak: Penggerebekan ini menambah daftar panjang pelanggaran kebebasan beragama di China. Menurut lembaga pemantau ChinaAid, tindakan represif terhadap gereja non-otoritas negara terus meningkat. Hal ini memicu kekhawatiran global, terutama dari komunitas Kristen internasional, bahwa PKC semakin ketat membungkam ibadah yang tidak sesuai dengan kontrol negara. Data resmi China mencatat 44 juta warga Kristen, namun angka itu diyakini tak termasuk jutaan jemaat gereja bawah tanah yang terus bertumbuh meski dalam tekanan.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook