TRUMP: PEMBOCOR INFORMASI HARUS DITEMBAK - Berita Dunia
← Kembali

TRUMP: PEMBOCOR INFORMASI HARUS DITEMBAK

Foto Berita

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali membuat pernyataan kontroversial terkait kebocoran informasi pemerintahan. Dalam sebuah kampanye di Bullhead City, Arizona, ia menegaskan bahwa para pembocor rahasia negara layak dihukum tembak. Pernyataan ini muncul di tengah upayanya mendorong pendukung untuk mencoblos di pemilu sela 3 November.

Trump merujuk pada insiden Operasi Midnight Hammer, serangan mendadak AS ke Iran pada Juni 2025. Ia menuduh media seperti The New York Times dan CNN membocorkan jadwal keberangkatan dan kedatangan pasukan, yang memaksanya menunda kampanye pengeboman selama dua hari. "Ada yang membocorkan. Bajingan-bajingan itu harus dipenjara atau ditembak," ujarnya.

Pernyataan ini bukan yang pertama. Trump memang dikenal keras terhadap media dan pegawai pemerintah yang membocorkan informasi. Setelah laporan Defense Intelligence Agency bocor ke publik, ia menuduh Partai Demokrat sebagai pelakunya dan menuntut prosecusi. Pemerintahannya juga gencar melakukan tes poligraf terhadap staf dan militer, serta mengirim surat panggilan pengadilan ke sejumlah jurnalis.

Dampaknya bagi masyarakat, pernyataan ini memperkuat ketegangan antara pemerintah dan pers, serta memunculkan kekhawatiran tentang kebebasan pers dan transparansi informasi publik. Media massa semakin berada di bawah tekanan, sementara publik berisiko kehilangan akses terhadap informasi kritis mengenai kebijakan pemerintah.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook