DUIT RP 9 TRILIUN BANJIRI SENATOR TEXAS, WARGA KETAR-KETIR - Berita Dunia
← Kembali

DUIT RP 9 TRILIUN BANJIRI SENATOR TEXAS, WARGA KETAR-KETIR

Foto Berita

Jakarta - Pemilihan Senat Amerika Serikat di Texas resmi mencatat sejarah baru sebagai ajang politik paling boros yang pernah ada. Sedikitnya 573,2 juta dolar AS atau sekitar Rp 9 triliun telah disuntikkan ke dalam pertarungan antara kandidat Partai Republik Ken Paxton dan kandidat Demokrat James Talarico. Angka fantastis ini membuat publik setempat geleng-geleng kepala.

Dana raksasa tersebut tidak lepas dari peran miliarder Elon Musk. Melalui berbagai jalur komite aksi politik (Super PAC), Musk diketahui menyumbang setidaknya 212 juta dolar AS untuk mendukung Paxton. Sumbangan ini menjadi sorotan karena SpaceX, perusahaan Musk, beroperasi di wilayah selatan Texas. Meski demikian, laporan keuangan menunjukkan Talarico sebenarnya unggul dalam penggalangan dana langsung dengan meraup 155 juta dolar AS, jauh melampaui Paxton yang hanya mengumpulkan 40 juta dolar AS dari donasi individu.

Banjir uang ini memicu kekhawatiran di kalangan pemilih. Banyak warga menilai dana sebesar itu seharusnya dialokasikan untuk hal yang lebih mendesak, mengingat isu utama dalam pemilu kali ini adalah daya beli dan mahalnya biaya hidup. "Uang sebesar itu jelas salah sasaran," ujar Rico Sanchez, seorang pekerja logam berusia 40 tahun, dikutip dari laporan media internasional. Kekecewaan serupa datang dari Kasey Blanco (21), yang menilai intervensi dana besar-besaran ini sebagai upaya mengaburkan pandangan publik demi kepentingan kekuasaan.

Analisis singkat: Fenomena ini menunjukkan bagaimana demokrasi modern kini bergeser menjadi 'lelang' kekuasaan. Dominasi dana dari figur eksternal seperti Elon Musk dan Donald Trump (melalui MAGA Inc) mengindikasikan bahwa hasil pemilu di tingkat negara bagian bisa sangat dipengaruhi oleh kekuatan finansial luar. Bagi masyarakat, ini menjadi peringatan dini bahwa suara rakyat seringkali kalah bergema dibandingkan suara dompet para miliarder.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook