4 TAHUN UKRAINA: BIAYA TERSEMBUNYI, DAMPAK TAK TERDUGA DUNIA - Berita Dunia
← Kembali

4 TAHUN UKRAINA: BIAYA TERSEMBUNYI, DAMPAK TAK TERDUGA DUNIA

Foto Berita

Sudah empat tahun berlalu sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari. Sebuah konflik yang bukan hanya perang terbesar di Eropa pasca Perang Dunia II, tapi juga perang paling mematikan bagi Rusia sejak saat itu. Al Jazeera mengungkap, peperangan ini telah mengukir biaya yang sangat mahal, bukan hanya dalam nyawa dan wilayah, tapi juga mengguncang ekonomi global, dengan Rusia kini menyandang status negara paling banyak disanksi sepanjang sejarah.

Angka korban militer dari kedua belah pihak terus menjadi sorotan, meski data yang disajikan Rusia dan Ukraina seringkali saling bertentangan dan sulit diverifikasi. Namun, perkiraan dari lembaga seperti Center for Strategic and International Studies (CSIS) menunjukkan skala kehancuran yang mengerikan. CSIS memperkirakan Rusia telah kehilangan lebih dari 1,2 juta tentara, termasuk setidaknya 325.000 kematian, hingga Desember 2025. Jumlah ini dianggap “luar biasa” dan tak tertandingi oleh kekuatan besar mana pun sejak Perang Dunia II. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy sendiri melaporkan 55.000 tentara Ukraina gugur, sementara CSIS memprediksi korban Ukraina bisa mencapai 600.000, dengan 140.000 kematian.

Kenaikan signifikan jumlah korban Rusia disebut-sebut akibat kegagalan taktik, pelatihan yang buruk, korupsi, moral prajurit yang rendah, serta strategi pertahanan berlapis Ukraina yang efektif. Tak hanya militer, warga sipil juga membayar harga yang sangat mahal. Misi Pemantau Hak Asasi Manusia PBB di Ukraina (HRMMU) mencatat lebih dari 15.000 warga sipil tewas dan lebih dari 41.000 terluka. Parahnya, tahun 2025 disebut sebagai tahun paling mematikan bagi warga sipil.

Di luar medan perang, gelombang invasi ini juga memicu krisis energi global, mengganggu rantai pasok makanan, dan mendorong jutaan warga Ukraina mengungsi mencari perlindungan di negara lain. Geopolitik dunia pun bergeser drastis, memicu peningkatan belanja militer dan pembentukan aliansi baru. Perang ini menjadi pengingat pahit bahwa konflik bersenjata tak hanya merenggut nyawa dan menghancurkan bangunan, namun juga meninggalkan luka ekonomi dan sosial yang mendalam bagi seluruh umat manusia.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook