WABAH EBOLA DI KONGO MENGAMUK, WARGA CURIGA TIM MEDIS - Berita Dunia
← Kembali

WABAH EBOLA DI KONGO MENGAMUK, WARGA CURIGA TIM MEDIS

Foto Berita

GOMA, REPUBLIK DEMOKRATIK KONGO – Jumlah kasus Ebola yang dikonfirmasi di Republik Demokratik Kongo (DRC) melonjak hingga 782 orang. Data terbaru menunjukkan setidaknya 149 orang meninggal dunia akibat virus mematikan ini. Namun, di tengah krisis kesehatan yang semakin parah, muncul masalah baru: ketidakpercayaan warga terhadap tim medis pemerintah.

Warga di Goma, kota yang menjadi pintu masuk utama penyebaran virus, dilaporkan enggan bekerja sama dengan petugas kesehatan. Banyak keluarga korban Ebola menolak perawatan dan bahkan mencurigai niat tim medis. Stigma dan mitos yang beredar di masyarakat membuat upaya penanganan wabah semakin rumit.

Dampaknya bagi Masyarakat: Ketidakpercayaan ini bisa berakibat fatal. Jika warga terus menolak pengobatan dan karantina, virus akan semakin sulit dikendalikan. Alhasil, potensi penyebaran ke negara tetangga seperti Rwanda dan Uganda semakin besar. Situasi ini mengingatkan pada wabah Ebola sebelumnya di Afrika Barat, yang menewaskan lebih dari 11.000 orang, di mana ketidakpercayaan publik justru memperparah krisis.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebelumnya sudah memperingatkan bahwa kurangnya kepercayaan masyarakat bisa menjadi 'bom waktu' dalam penanganan wabah. Diperlukan pendekatan komunikasi yang lebih humanis dan melibatkan tokoh masyarakat setempat untuk membangun kembali kepercayaan.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook