Moskow, Rusia - Ledakan bom rakitan mengguncang restoran Italia Balzi Rossi di Lapangan Kudrinskaya, Moskow, pada Minggu (2/3) malam waktu setempat. Insiden menewaskan sedikitnya tiga orang dan melukai 21 lainnya, menurut laporan media pemerintah Rusia yang mengutip pejabat keamanan.
Komite Anti-Terorisme Nasional Rusia menyebutkan, seorang wanita yang membawa bahan peledak mencoba masuk ke restoran tersebut, namun dihentikan oleh petugas keamanan di pintu masuk. Bom meledak di lokasi, menewaskan wanita tersebut, petugas keamanan, dan seorang pengunjung restoran yang sedang menggelar acara privat.
Wali Kota Moskow, Sergei Sobyanin, mengecam ledakan ini sebagai 'aksi teror kejam yang merenggut nyawa manusia'. Pihak berwenang belum mengumumkan siapa target serangan, namun banyak warga Moskow menduga insiden ini terkait dengan perang di Ukraina. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah tokoh militer senior Rusia tewas dalam serangan di sekitar ibu kota, dan Moskow kerap menuding Kyiv sebagai dalangnya.
Restoran Balzi Rossi yang terletak di salah satu gedung pencakar langit era Stalin sempat membantah ledakan terjadi di dapur. Mereka mengeluarkan pernyataan bahwa 'ada masalah di luar gedung'. Jalan di sekitar lokasi sempat ditutup untuk penyelidikan, dan puluhan pesepeda yang hendak menggelar acara malam terpaksa membatalkan kegiatannya.
Video yang dirilis kantor berita RIA memperlihatkan aparat bersenjata lengkap berjaga di lokasi yang steril dari publik. Pihak restoran juga meminta maaf atas unggahan awal di media sosial yang menyebut kondisi aman, karena dinilai tidak sensitif terhadap tragedi ini.