DUEL FRANCE VS SENEGAL: BUKTIKAN ULANG KEJUTAN 2002? - Berita Dunia
← Kembali

DUEL FRANCE VS SENEGAL: BUKTIKAN ULANG KEJUTAN 2002?

Foto Berita

JAKARTA, KOMPAS.TV - Piala Dunia 2026 memasuki hari keenam dengan menyajikan duel-duel seru, termasuk ulangan pertandingan legendaris antara Prancis dan Senegal. Laga yang mempertemukan juara bertahan Argentina melawan Aljazair juga tak kalah menarik perhatian.

Pertandingan pembuka grup antara Prancis dan Senegal di Stadion New York New Jersey, Selasa (18/6), langsung mengingatkan publik pada momen bersejarah Piala Dunia 2002. Saat itu, Senegal yang menjadi debutan sukses mempermalukan Prancis yang notabene juara bertahan dengan skor 1-0. Gol tunggal Papa Bouba Diop menjadi mimpi buruk bagi Les Bleus dan pesta bagi rakyat Senegal hingga presiden saat itu menetapkan hari libur nasional.

Kini, 24 tahun berselang, Prancis kembali berstatus sebagai salah satu favorit juara dengan berada di peringkat 3 FIFA. Namun, Senegal yang kini bertengger di peringkat 16 bukanlah lawan yang bisa diremehkan. Meski superkomputer Opta lebih memihak Prancis dengan peluang menang 64,8 persen, Senegal tetap memiliki peluang 14,9 persen untuk mengulang kejutan.

Sementara itu, Argentina yang diperkuat Lionel Messi akan menghadapi Aljazair di Kansas City. Sebagai juara bertahan, La Albiceleste diyakini akan tampil dominan. Di sisi lain, Norwegia akhirnya kembali ke Piala Dunia setelah absen 28 tahun. Mereka akan berhadapan dengan Irak di Boston. Kehadiran bintang seperti Erling Haaland dan Martin Odegaard membuat Norwegia diunggulkan dengan probabilitas kemenangan mencapai 77,4 persen.

Di luar lapangan, euforia masih terasa bagi Cape Verde yang sukses menahan imbang Spanyol. Sementara itu, kembalinya Irak ke turnamen paling bergengsi ini menimbulkan perasaan campur aduk antara kebahagiaan dan frustrasi di kalangan pendukungnya. Dampak dari pertandingan-pertandingan ini tidak hanya pada klasemen grup, tetapi juga pada kebanggaan nasional dan semangat sepak bola di negara masing-masing.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook