Pertandingan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat kembali bergulir pada Senin waktu setempat. Empat laga menarik siap tersaji, mulai dari debutan Cape Verde yang menantang Spanyol, duel sengit Belgia versus Mesir, hingga cerita di luar lapangan yang tak kalah panas dari komunitas Iran di Los Angeles.
Spanyol dijadwalkan menghadapi Cape Verde di Atlanta Stadium pada pukul 12.00 waktu setempat. Meski Spanyol difavoritkan menang dengan prediksi 87,2 persen dari Opta, Cape Verde layak diwaspadai. Tim asal Afrika ini sudah mencatat sejarah dengan lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya. Catatan Spanyol saat bertemu tim Afrika juga tidak selalu mulus, seperti saat ditahan imbang Maroko di dua edisi sebelumnya.
Di sisi lain, Belgia akan menjajal kekuatan Mesir di Seattle Stadium. Pertandingan ini diprediksi ketat karena Opta hanya memberi keunggulan tipis 37,2 persen untuk Belgia, sementara Mesir punya peluang 35,5 persen. Tekanan besar ada di pundak Belgia yang ingin bangkit setelah gagal total di Piala Dunia 2022 lalu.
Sementara itu, Uruguay diyakini bakal mengalahkan Arab Saudi di Miami. Prediksi kemenangan Uruguay mencapai 64,7 persen. Kedua tim pernah bertemu di Piala Dunia 2018, saat Uruguay menang 1-0. Laga Iran vs Selandia Baru di Los Angeles juga menyita perhatian, terutama karena perpecahan di komunitas Iran-Amerika terkait situasi politik di negara asal mereka.
Analisis: Laga Spanyol vs Cape Verde bukan sekadar soal skor, tetapi simbol kebangkitan sepak bola Afrika. Namun, cerita paling menarik justru dari luar lapangan. Perpecahan komunitas Iran di AS menunjukkan bagaimana politik bisa merembet ke olahraga. Ini menjadi pengingat bahwa Piala Dunia bukan hanya ajang olahraga, melainkan juga panggung dinamika sosial dan politik global.