HAITI KRISIS: PILKADA DITUNDA, TENTARA EL SALVADOR DIKERAHKAN - Berita Dunia
← Kembali

HAITI KRISIS: PILKADA DITUNDA, TENTARA EL SALVADOR DIKERAHKAN

Foto Berita

Jakarta - Situasi keamanan di Haiti semakin memburuk. El Salvador mengambil langkah tegas dengan mengerahkan lebih dari 2.000 tentaranya ke Haiti. Langkah ini diambil untuk mencari empat teknisi penerbangan asal El Salvador yang hilang setelah disergap kelompok bersenjata di Croix-des-Bouquets, sebelah timur Port-au-Prince, pada 18 Oktober lalu. Keempat orang tersebut sebelumnya bertugas dalam misi keamanan internasional yang mendukung kepolisian Haiti.

Presiden El Salvador, Nayib Bukele, tidak main-main. Melalui media sosial X, ia sempat mengancam akan menghancurkan geng-geng di Haiti jika personelnya tidak dibebaskan. Bukele juga telah berkomunikasi dengan Perdana Menteri Haiti, Alix Didier Fils-Aime, untuk memperkuat kerja sama operasi penyelamatan dan keamanan. Namun, belum jelas apakah tambahan pasukan ini akan bergabung dengan Pasukan Penindas Geng bentukan PBB atau beroperasi secara mandiri.

Di tengah upaya pencarian tersebut, otoritas elektoral Haiti kembali menunda pemilihan umum. Putaran pertama pemilu presiden dan parlemen yang semula dijadwalkan Desember 2023, mundur menjadi 18 Juli 2027. Penundaan ini menjadi pukulan telak bagi upaya pemulihan pemerintahan terpilih di negara yang belum menggelar pemilu sejak 2016 silam.

Kondisi ini diperparah dengan krisis pangan yang mengintai. Laporan ketahanan pangan internasional terbaru menyebutkan sebanyak 5,94 juta warga Haiti menghadapi kelaparan akut, dengan 1,8 juta di antaranya berada dalam kondisi darurat. Angka ini diproyeksikan meningkat menjadi 6,35 juta jiwa pada pertengahan 2027 jika kekerasan terus mengganggu distribusi pangan dan aktivitas pertanian.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook