GEMPUR LAGI! SERANGAN UDARA ISRAEL TEWASKAN 7 ORANG DI GAZA - Berita Dunia
← Kembali

GEMPUR LAGI! SERANGAN UDARA ISRAEL TEWASKAN 7 ORANG DI GAZA

Foto Berita

GAZA - Gencatan senjata antara Israel dan Hamas kembali terusik. Militer Israel melancarkan serangan udara di Jalur Gaza utara yang menewaskan sedikitnya tujuh orang, termasuk seorang perwira senior polisi dan seorang wanita. Insiden ini terjadi di dekat pasar ramai di area Jabalia pada Selasa waktu setempat.

Kementerian Dalam Negeri yang dikelola Hamas mengecam aksi ini sebagai 'pembantaian'. Mereka mengonfirmasi korban termasuk Kepala Polisi setempat, Kolonel Mohammed Marwan Salem, bersama beberapa perwiranya. Saksi mata melaporkan pesawat nirawak Israel menembakkan empat rudal ke pos polisi tersebut.

Di sisi lain, militer Israel mengklaim Marwan sebenarnya adalah kepala keamanan militer untuk Batalyon Jabalia Tengah milik Hamas. Mereka menyebut tiga orang lain yang tewas adalah 'teroris', termasuk dua anggota polisi yang mereka tuduh sebagai bagian dari sayap militer.

Korban luka dilarikan ke Rumah Sakit al-Shifa di Gaza City. Paman dari salah satu polisi yang tewas, Mohammed Moussa, bersikeras bahwa keponakannya adalah warga sipil murni yang sedang bertugas menjaga keamanan. 'Dia sedang berpatroli di bundaran Fallujah dengan kendaraan sipil. Untuk apa mereka menargetkannya?' ujarnya penuh pertanyaan.

Tak berhenti di situ, dua orang lainnya dilaporkan tewas akibat tembakan Israel di Gaza selatan. Di Khan Younis, satu pria tewas dan tiga lain luka-luka. Di Rafah, seorang bocah laki-laki berusia 10 tahun bernama Muataz Abu Shaar tewas tertembak saat duduk di tendanya. 'Ke mana pun kami pergi, tidak ada rasa aman. Hentikan perang ini!' ratap bibinya, Suzan Abu Shaar.

Militer Israel belum memberikan komentar soal insiden di Rafah. Baik Israel maupun Hamas saling tuduh melanggar gencatan senjata yang mulai berlaku Oktober lalu. Kementerian Kesehatan Gaza mencatat lebih dari 1.110 orang tewas akibat serangan Israel sejak gencatan senjata, sementara Israel melaporkan empat tentaranya tewas dalam serangan Palestina.

Perang ini dipicu serangan Hamas ke Israel selatan pada 7 Oktober 2023 yang menewaskan 1.200 orang dan menyandera 251 lainnya. Balasan Israel sejak saat itu telah menewaskan lebih dari 73.230 orang di Gaza, menurut data kementerian kesehatan setempat.

Analisis: Serangan ini menunjukkan kerapuhan gencatan senjata yang ada. Masyarakat sipil, termasuk anak-anak dan petugas keamanan lokal, terus menjadi korban. Ketidakpercayaan antara kedua belah pihak membuat proses perdamaian semakin sulit. Situasi kemanusiaan di Gaza, yang sudah sangat kritis, semakin memburuk dengan setiap serangan baru.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook