Kebakaran besar melanda Eagle's Nest atau Kehlsteinhaus, bekas tempat peristirahatan Nazi di Pegunungan Alpen Bavaria, Jerman, Jumat malam (19/9). Sekitar 200 petugas pemadam kebakaran dikerahkan dalam operasi darurat semalam untuk menjinakkan si jago merah. Tidak ada korban luka dalam insiden ini.
Polisi mengamankan seorang pria yang dicurigai terkait dengan kebakaran tersebut. Alarm berbunyi sekitar pukul 21.50 waktu setempat setelah detektor asap mendeteksi adanya api. Tim darurat yang tiba di lokasi menemukan bangunan sudah terbakar hebat dengan api menjulang di atasnya.
Lokasi bangunan yang terpencil di ketinggian lebih dari 1.800 meter di atas permukaan laut menjadi tantangan tersendiri bagi petugas dalam memadamkan api. Hingga kini, penyebab kebakaran belum diumumkan resmi, namun media Jerman melaporkan penyidik menduga adanya unsur kesengajaan. Bild melaporkan petugas sempat berpapasan dengan seorang pengendara motor yang melaju ke arah mereka saat menuju lokasi, dan pria itu kemudian ditahan. Keterlibatannya masih didalami.
Kehlsteinhaus dibangun antara 1937-1938 dari batu dan granit di atas Gunung Kehlstein, Obersalzberg, dekat Berchtesgaden, Jerman selatan. Tempat ini dirancang sebagai monumen kekuasaan Hitler dan lokasi penerimaan tamu diplomatik, menawarkan panorama megah Pegunungan Alpen Bavaria. Bangunan ini selamat dari Perang Dunia II tanpa kerusakan dan sejak 1952 beroperasi sebagai restoran, sekaligus menampung pameran tentang sejarah kelam Nazi.
Dampak bagi masyarakat: Kebakaran ini menjadi pengingat bahwa situs bersejarah kelam Nazi masih menyimpan kontroversi dan risiko. Bagi warga sekitar dan wisatawan, operasi darurat semalam berpotensi mengganggu akses wisata ke kawasan Obersalzberg. Sementara itu, penangkapan seorang tersangka menunjukkan aparat bergerak cepat, namun motif dan penyebab pasti masih menunggu konferensi pers polisi pada Sabtu.