LOS ANGELES - Dunia hiburan Hollywood kembali berduka. Aktor kawakan James Handy, yang dikenal lewat film Jumanji dan Top Gun: Maverick, ditemukan tewas bersimbah darah di halaman rumahnya sendiri di Tarzana, California, pada Rabu (5/2) waktu setempat. Pria berusia 81 tahun itu mengalami beberapa luka tusuk di bagian dada.
Polisi Los Angeles (LAPD) langsung bergerak cepat setelah menerima laporan panggilan darurat 911. Yang mengejutkan, pelaku yang diduga melakukan pembunuhan ini justru anak dari kekasih Handy sendiri, Michael Gledhill (44). Gledhill ditangkap tanpa perlawanan dan bahkan sempat mengaku kepada petugas dengan mengatakan, "Saya adalah anak laki-laki, saya baru saja membunuh manusia berdosa."
Menurut keterangan polisi, Gledhill tinggal serumah dengan ibunya yang merupakan pacar Handy. Motif pembunuhan masih dalam penyelidikan, namun polisi memastikan kasus ini murni insiden terisolasi dan tidak membahayakan masyarakat luas. Saat ini Gledhill ditahan di Van Nuys Jail dengan jaminan uang sebesar 2 juta dolar AS (sekitar Rp 32 miliar).
James Handy memulai karirnya di New York dan telah membintangi puluhan film serta serial TV selama enam dekade. Meski lebih sering menjadi aktor pendukung, namanya harum berkat perannya di NYPD Blue, Law & Order, The X Files, Logan, dan NCIS. Peran terakhirnya di layar lebar adalah sebagai Jimmy, bartender di Top Gun: Maverick (2022) yang bekerja sama dengan karakter Jennifer Connelly.
Kepergian Handy menyisakan duka mendalam, terutama bagi para sineas yang pernah bekerja dengannya. Penulis dan produser Don Winslow mengenang Handy sebagai aktor yang luar biasa. "Kami merasa terhormat bisa bekerja sama dengannya. Penampilannya selalu istimewa," ujar Winslow.
Analisis Dampak: Tragedi ini kembali menyoroti sisi gelap kehidupan para lansia di industri hiburan. Meski sukses di layar kaca, banyak aktor senior yang justru rentan mengalami konflik rumah tangga atau kekerasan domestik. Kasus Handy juga menjadi pengingat bahwa pelaku kejahatan seringkali berasal dari orang terdekat korban.