IRAN TAK GUBRIS USUL DAMAI TRUMP, KENAPA? - Berita Dunia
← Kembali

IRAN TAK GUBRIS USUL DAMAI TRUMP, KENAPA?

Foto Berita

Pandangan Iran terhadap proposal damai Amerika Serikat di era pemerintahan Donald Trump masih suram. Alex Vatanka, seorang ahli dari Middle East Institute, menegaskan bahwa Teheran tidak melihat 'rencana 15 poin' yang diajukan Washington sebagai langkah awal menuju jalur diplomasi yang serius. Rencana tersebut, yang digembar-gemborkan sebagai upaya mengakhiri ketegangan antara kedua negara, sempat menjadi pembahasan oleh Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Al Jazeera.

Penolakan tegas ini menggarisbawahi dalamnya jurang perbedaan yang memisahkan Washington dan Teheran. Bagi Iran, proposal semacam itu sering kali dipersepsikan sebagai daftar tuntutan sepihak yang tidak realistis dan bentuk tekanan, alih-alih ajakan dialog yang setara dan saling menghormati. Di sisi lain, Amerika Serikat, khususnya di bawah pemerintahan Trump, bersikukuh dengan strategi 'tekanan maksimum' untuk memaksa Iran mengubah kebijakan regional dan program nuklarnya. Kondisi tarik ulur ini membuat upaya de-eskalasi dan perdamaian di kawasan menjadi semakin sulit. Dampaknya terasa langsung, mulai dari peningkatan ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang rentan, risiko eskalasi konflik, hingga beban ekonomi berat yang terus menerpa masyarakat Iran akibat sanksi internasional. Tanpa adanya titik temu yang substansial, hubungan AS-Iran diprediksi akan terus berada dalam ketidakpastian.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook