Petenis Italia, Flavio Cobolli, melaju ke final Grand Slam pertamanya di French Open setelah lawannya di semifinal, Matteo Arnaldi, mundur mendadak karena sakit virus. Pertandingan yang sedianya digelar Jumat (6/6) di Lapangan Philippe Chatrier itu batal terjadi hanya 20 menit sebelum waktu mulai.
Cobolli, yang merupakan unggulan ke-10, akan berhadapan dengan Alexander Zverev asal Jerman pada partai puncak, Minggu (8/6). Zverev sendiri lolos setelah mengalahkan Jakub Mensik di semifinal lainnya. Laga final ini dipastikan akan melahirkan juara baru Grand Slam.
Arnaldi, yang berstatus unggulan ke-104, mengaku sudah tidak enak badan sejak Kamis malam. Ia mengalami muntaber dan demam hingga tidak bisa berdiri tegak. Meski sudah berusaha maksimal, ia akhirnya memutuskan mundur demi kesehatan.
Cobolli mengaku sedih sekaligus bahagia. Ia hampir menangis saat Arnaldi memberi tahu kondisinya. Namun, ia tetap menghormati keputusan rekannya sesama petenis Italia itu.
Analisis: Mundurnya Arnaldi memang mengecewakan, tapi ini membuka peluang emas bagi Cobolli yang tampil konsisten. Di sisi lain, Zverev yang sudah berpengalaman di final Grand Slam jelas bukan lawan mudah. Pertandingan final diprediksi berlangsung ketat.