KISAH 4 PEMUDA DIPAKSA JADI TENTARA, KABUR KE KAMP REBEL - Berita Dunia
← Kembali

KISAH 4 PEMUDA DIPAKSA JADI TENTARA, KABUR KE KAMP REBEL

Foto Berita

Myanmar – Empat pemuda berusia 19 hingga 25 tahun menjadi korban kebijakan wajib militer paksa junta militer Myanmar. Mereka tidak pernah ingin terlibat dalam perang saudara yang berkecamuk di negara itu.

Kisah mereka mirip drama. Ada yang dicopet dari jalan sepulang kerja hanya karena tak punya KTP. Ada yang diculik sepulang dari karaoke. Seorang lainnya dijebak dengan narkoba yang diselipkan ke sepatunya. Semua berujung sama: dikirim ke garis depan tanpa ampun.

"Sebelum kami sadar, kami sudah dikirim langsung ke medan perang," kata salah satu dari mereka kepada BBC, yang merahasiakan identitas mereka demi keamanan keluarga.

Mereka menjalani latihan militer selama empat bulan, lalu dikirim ke Negara Bagian Karen. Suatu malam, saat hendak mandi, mereka nekat kabur. Namun, pelarian mereka justru berujung pada patroli Pasukan Pertahanan Rakyat (PDF). Di sana, mereka justru diperlakukan seperti saudara, bukan tahanan.

Kebijakan wajib militer paksa ini memang mengubah peta perang. Setelah sempat terdesak, junta kini mulai merebut kembali beberapa wilayah strategis. Ribuan tentara dikerahkan untuk menguasai kembali perbatasan di Kachin, Chin, dan Karen.

Meski begitu, militer masih hanya menguasai kurang dari separuh wilayah Myanmar. Ribuan warga tewas, jutaan mengungsi. Keempat pemuda itu kini menunggu evakuasi ke perbatasan Thailand, takut jika pulang, jejak mereka masih bisa dilacak militer.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook