SKANDAL PAJAK ROMAN ABRAMOVICH MENGUAK - Berita Dunia
← Kembali

SKANDAL PAJAK ROMAN ABRAMOVICH MENGUAK

Foto Berita

London, BBC Indonesia – Dunia keuangan internasional kembali diguncang skandal besar. Investigasi terbaru dari BBC Panorama dan Bureau of Investigative Journalism mengungkap peran raksasa akuntansi dunia, Deloitte, dalam membantu oligarki Rusia, Roman Abramovich, menyembunyikan kekayaan dan menghindari pajak.

Berdasarkan dokumen bocor yang dikenal sebagai 'Cyprus Confidential', ditemukan bukti bahwa kantor Deloitte di Siprus menandatangani laporan keuangan yang memalsukan aset milik Abramovich. Aset-aset mewah senilai total US$672 juta atau sekitar Rp10,5 triliun—termasuk kapal pesiar super (superyacht), mansion, dan jet pribadi—tiba-tiba 'menghilang' dari pembukuan perusahaan.

Pakar hukum keuangan, Andrew Mitchell KC, menilai skema ini sebagai bentuk penggelapan pajak yang sangat terang-terangan. Deloitte disebut tidak hanya memalsukan dokumen, tetapi juga memberikan saran untuk menghindari tagihan pajak yang sangat besar.

Pihak pengacara Abramovich membantah kliennya mengetahui atau mengarahkan pemalsuan dokumen tersebut. Mereka berdalih bahwa Abramovich hanya mengandalkan saran dari para profesional. Sementara itu, Deloitte Siprus menyatakan bahwa mereka selalu beroperasi sesuai hukum yang berlaku.

Dampak dan Konteks: Skandal ini menambah daftar panjang masalah hukum Abramovich sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 2022, yang membuatnya dikenai sanksi oleh Inggris. Saat ini, ia dilaporkan tinggal di Turki, sementara asetnya senilai £5,4 miliar di Jersey masih dibekukan dalam penyelidikan kriminal yang sudah berjalan empat tahun. Kasus ini memicu pertanyaan serius tentang integritas firma akuntansi global yang seharusnya menjadi penjaga standar keuangan, namun diduga kuat terlibat dalam skema pencucian uang dan penghindaran pajak.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook