Manchester City berhasil menghindari nasib nahas yang menimpa Arsenal. Bermain imbang 2-2 melawan Brighton di waktu normal, City memastikan tiket ke perempat final Piala Liga Inggris lewat drama adu penalti dengan skor 4-3.
Bermain di kandang sendiri, City sempat dua kali tertinggal lebih dulu. Brighton membuka keunggulan lewat Malick Yalcouye di menit ke-30, sebelum Mateo Kovacic menyamakan kedudukan dengan tendangan jarak jauh yang indah. Georginio Rutter kembali membawa Brighton unggul tepat setelah jeda, namun Vitor Reis memaksa laga berlanjut ke adu penalti usai memanfaatkan bola mati di menit ke-72.
Di babak tos-tosan, kiper cadangan City, Geronimo Rulli, tampil sebagai pahlawan. Ia sukses menggagalkan dua tendangan terakhir Brighton dari Yasin Ayari dan Lewis Dunk, menyelamatkan City setelah tendangan Kovacic sempat gagal. Manajer Enzo Maresca melakukan rotasi besar-besaran dengan mengistirahatkan sejumlah pemain inti seperti Erling Haaland dan Ruben Dias, namun langkah tersebut terbukti ampuh menjaga asa mempertahankan gelar.
Kemenangan ini membawa City melaju ke babak delapan besar untuk menghadapi tim kasta ketiga, Bradford City. Sementara itu, kejutan besar terjadi di markas Arsenal yang harus tersingkir oleh tim kasta keempat, Fleetwood Town, melalui adu penalti. Hasil ini menjadi peringatan bagi tim-tim besar bahwa format rotasi pemain di kompetisi domestik seringkali memunculkan kejutan dari tim underdog.