Jakarta, CNN Indonesia — Penyerang legendaris Bosnia dan Herzegovina, Edin Dzeko, resmi mengakhiri kariernya bersama tim nasional. Keputusan ini diambil setelah ia tampil dalam laga perpisahan melawan Swedia.
Dzeko bukan sekadar penyerang biasa. Ia adalah kapten tim dan pemegang rekor sebagai top skor sepanjang sejarah Bosnia. Selama membela negaranya, ia telah menjadi simbol harapan dan kebanggaan bagi rakyat Bosnia, terutama setelah negara itu melewati masa kelam perang pada era 90-an.
Kabar pensiunnya ini langsung menyentuh hati para penggemar. Berbagai bentuk penghormatan pun mengalir deras, mulai dari ucapan terima kasih di media sosial hingga sorakan dan tepuk tangan panjang di stadion saat ia terakhir kali mengenakan jersey kebanggaan negaranya.
Dampak dan Analisis:
Kehilangan Dzeko menjadi pukulan telak bagi lini depan Bosnia. Sosoknya selama ini menjadi tumpuan utama, tidak hanya sebagai pencetak gol tetapi juga sebagai pemimpin di ruang ganti. Bagi masyarakat Bosnia, kepergiannya menandai berakhirnya sebuah era emas sepak bola mereka. Meski demikian, warisan yang ia tinggalkan diharapkan bisa menginspirasi generasi muda Bosnia untuk terus berprestasi di kancah internasional.