PENCARIAN DUA PRIA DI GOA LAOS DIHENTIKAN - Berita Dunia
← Kembali

PENCARIAN DUA PRIA DI GOA LAOS DIHENTIKAN

Foto Berita

Vientiane, Laos — Tim pencari dan penyelamat gabungan dari Laos dan negara-negara sahabat resmi menghentikan operasi pencarian dua pria yang terjebak di dalam goa semi-terendam air di Laos. Keputusan ini diambil pada Sabtu (1/6) setelah tim menilai risiko kelanjutan misi sudah terlalu besar.

Operasi yang berlangsung lebih dari seminggu ini sebelumnya berhasil mengevakuasi lima dari tujuh pria yang terperangkap sejak 20 Mei. Mereka adalah warga lokal yang saat itu sedang berburu kelelawar untuk bahan makanan dan mencari emas di area goa. Satu orang berhasil dikeluarkan oleh tim penyelam pada 29 Mei, dan empat lainnya menyusul keesokan harinya setelah air di dalam goa dipompa keluar.

Meskipun melibatkan tim internasional dari Finlandia, Prancis, Indonesia, Malaysia, Jepang, dan Australia, dua korban tersisa tidak kunjung ditemukan. Lee Kian Lie, penyelam goa asal Malaysia yang tergabung dalam operasi, mengungkapkan bahwa tim sebenarnya sudah sangat dekat dengan lokasi para korban. Namun, kondisi goa mulai tidak stabil setelah pintu masuknya runtuh sebagian.

“Air di dalam goa sebenarnya sudah mulai terkendali, tapi pintu masuk goa mulai tidak stabil. Melanjutkan operasi akan sangat berisiko tinggi,” ujar Lee kepada kantor berita AFP. Ia menambahkan, tim akan terus memompa air dan menggali di titik-titik potensial agar air bisa mengalir lebih cepat. “Mungkin keajaiban akan terjadi,” katanya.

Kengkad Bongkawong, ketua tim penyelamat asal Thailand, mengonfirmasi bahwa tidak ada seorang pun yang diizinkan masuk ke dalam goa karena risiko terlalu besar. Meski begitu, operasi pemompaan air dari luar tetap berlanjut. Tim telah menempatkan persediaan makanan di beberapa titik di dalam goa sebagai jaring pengaman, jika kedua pria tersebut berhasil menemukan jalan keluar sendiri.

Kengkad sebelumnya melaporkan bahwa volume air hujan yang terus naik telah menyisakan ruang vertikal di dalam goa hanya sekitar 30 sentimeter—setengah dari ruang gerak yang ada pada fase awal penyelamatan. “Mulai hari ini, hujan akan semakin deras,” ujarnya.

Analisis Dampak: Kasus ini kembali mengingatkan pada tragedi penyelamatan tim sepak bola Thailand di goa Tham Luang pada 2018 lalu. Perbedaan utama kali ini adalah medan yang lebih sulit dan cuaca ekstrem yang mempersempit ruang gerak. Keputusan menghentikan pencarian memang berat, tapi menunjukkan bahwa keselamatan tim penyelamat juga menjadi prioritas utama. Bagi masyarakat Laos dan Asia Tenggara, kejadian ini menyoroti bahaya aktivitas ekonomi subsisten seperti berburu dan mencari emas di lokasi ekstrem tanpa peralatan memadai.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook