GAZA — Insiden penembakan kembali terjadi di Jalur Gaza. Sebuah video yang beredar memperlihatkan seorang pria bernama Khalil al-Masri ditembak oleh drone Israel saat sedang duduk bersama beberapa orang lainnya. Peluru dari pesawat nirawak jenis quadcopter itu menghantam tubuh Khalil, dan ia akhirnya meninggal dunia akibat luka yang diderita.
Peristiwa ini terjadi pada hari Minggu lalu, hanya beberapa bulan setelah gencatan senjata yang disepakati pada Oktober 2025. Khalil menjadi salah satu dari tujuh warga Palestina yang tewas dalam insiden terpisah pada hari yang sama. Aksi ini jelas melanggar kesepakatan gencatan senjata yang seharusnya menghentikan kekerasan di wilayah tersebut.
Analisis: Insiden ini menunjukkan betapa rapuhnya kesepakatan damai yang sudah dibangun. Pelanggaran semacam ini tidak hanya menambah daftar korban sipil, tetapi juga mengikis kepercayaan terhadap proses negosiasi. Masyarakat internasional, termasuk PBB, sudah menyerukan investigasi independen. Jika tidak ada tindakan tegas, siklus kekerasan di Gaza berpotensi kembali memanas dan mengancam stabilitas kawasan Timur Tengah yang sudah rapuh.