GAUFF DITERJANG RASIS SETELAH MENANG KONTROVERSIAL - Berita Dunia
← Kembali

GAUFF DITERJANG RASIS SETELAH MENANG KONTROVERSIAL

Foto Berita

Petenis Amerika Serikat, Coco Gauff, menjadi sasaran serangan rasial di media sosial usai mengalahkan petenis tuan rumah China, Sun Xinran, di babak ketiga China Open. Gauff menang dua set langsung 7-5 dan 6-1, tapi kemenangannya ternoda kontroversi.

Insiden bermula saat poin krusial di set pertama. Gauff menghentikan permainan dan mengangkat tangan untuk mengeluhkan papan iklan yang berkedip tepat saat Sun hendak mencetak poin kemenangan. Setelah tinjauan video, wasit memutuskan poin diulang. Gauff memenangkan poin ulangan itu, menyamakan kedudukan 5-5, lalu melaju mulus ke babak keempat.

Namun, keputusan tersebut memicu gelombang komentar kebencian di dunia maya. Gauff, yang merupakan petenis kulit hitam, mengaku menerima banjir pesan rasis. Lewat akun X-nya, ia menegaskan bahwa perbedaan pendapat soal aturan tidak seharusnya berujung pada rasisme. "Jumlah komentar dan pesan langsung rasis yang saya terima dalam beberapa jam terakhir ini gila," tulisnya. Ia juga membantah tuduhan bahwa dirinya curang atau mencuri poin.

Gauff menjelaskan bahwa ia hanya mengikuti aturan yang berlaku. Pemain memang diizinkan meminta tinjauan video untuk situasi tertentu, termasuk klaim adanya gangguan saat permainan berlangsung. Ia juga mengaku sudah berbicara dengan Sun usai pertandingan dan menyampaikan permintaan maaf. Gauff memuji Sun sebagai talenta hebat dan mengaku tidak nyaman melihat lawannya emosional karena ia pernah berada di posisi serupa.

Insiden ini menyoroti masalah yang lebih besar di dunia tenis. Data dari WTA dan World Tennis menunjukkan pemain menerima lebih dari 12.000 unggahan dan pesan abusive di media sosial sepanjang 2025, naik dari 8.000 pada tahun sebelumnya. WTA sendiri telah memperkenalkan sistem berbasis kecerdasan buatan untuk memantau ribuan pemain dan ofisial di media sosial guna menekan angka pelecehan online.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook