CATAT SEJARAH, TUNISIA PECAT PELATIH BARU SATU LAGA - Berita Dunia
← Kembali

CATAT SEJARAH, TUNISIA PECAT PELATIH BARU SATU LAGA

Foto Berita

Jakarta - Federasi Sepak Bola Tunisia (FTF) resmi memecat pelatih kepala, Sabri Lamouchi, setelah timnya kalah telak 1-5 dari Swedia di laga perdana Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pemecatan ini mencatatkan sejarah kelam: Lamouchi menjadi pelatih pertama dalam sejarah Piala Dunia yang dipecat hanya setelah satu pertandingan.

Keputusan itu diumumkan FTF pada Selasa (25/3/2025), dengan menyebut pemecatan terjadi berdasarkan 'kesepakatan bersama'. Padahal, sehari sebelumnya, sumber di internal tim mengabarkan bahwa Lamouchi masih memimpin latihan. FTF langsung menunjuk Herve Renard, pelatih asal Prancis yang pernah menukangi Maroko dan Arab Saudi, sebagai pengganti hingga turnamen selesai.

Di balik angka 1-5 yang telanjur terpampang, ada rentetan hasil buruk yang mendahuluinya. Lamouchi, mantan bos Nottingham Forest, hanya menang sekali dalam lima laga bersama Tunisia—itu pun saat mengalahkan Haiti 1-0. Dua laga uji coba sebelum Piala Dunia juga berakhir tragis: kalah 0-1 dari Austria dan dibantai 0-5 oleh Belgia.

Analisis Dampak: Pemecatan kilat ini menunjukkan betapa tipisnya kesabaran federasi sepak bola di kawasan Afrika dan Asia ketika hasil tak kunjung membaik. Dampaknya langsung terasa di ruang ganti: kepercayaan diri pemain bisa runtuh di tengah turnamen. Apalagi, Tunisia masih harus menghadapi Jepang dan Belanda di sisa laga grup. Di sisi lain, langkah ini bisa jadi bumerang jika Renard gagal membangun kembali mental tim dalam waktu singkat. Bandingkan dengan siklus pemecatan sebelumnya: Tunisia pernah memecat Henryk Kasperczak pada Piala Dunia 1998 setelah dua laga tanpa kemenangan, dan Korea Selatan mendepak Cha Bum-kun di turnamen yang sama. Namun, rekor paling ekstrem tetap milik Spanyol yang memecat Julen Lopetegui dua hari sebelum Piala Dunia 2018—bukan karena hasil, melainkan karena ia diam-diam meneken kontrak dengan Real Madrid.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook