Krisis pendidikan tinggi di Argentina memanas. Mahasiswa dan dosen di Universitas Buenos Aires (UBA) menggelar aksi pendudukan gedung sebagai bentuk protes keras terhadap kebijakan penghematan ekstrem Presiden Javier Milei. Mereka menuntut pembatalan pemotongan anggaran yang dianggap mengancam masa depan pendidikan gratis.
Pemerintah Milei beralasan pemotongan ini diperlukan untuk menekan inflasi yang sempat meroket. Klaimnya, inflasi kini turun ke sekitar 2 persen per bulan dan ekonomi tumbuh pesat. Namun, di lapangan, kebijakan ini memukul sektor pendidikan. Gaji dosen tidak layak, memicu eksodus besar-besaran tenaga pengajar ke universitas swasta.
Meski Kongres telah mengesahkan undang-undang untuk menambah dana universitas dan bantuan disabilitas, pemerintah menolak menjalankannya dengan alasan tidak ada sumber pendanaan. Akibatnya, seorang hakim federal menjatuhkan denda 100.000 peso (sekitar Rp1,3 juta) per hari kepada pemerintah karena gagal mematuhi undang-undang tersebut. Situasi ini memicu bentrokan antara polisi dan demonstran di luar kampus.