TERBESAR SEPANJANG SEJARAH, JARINGAN NARKOBA INI AKHIRNYA TUMBANG! - Berita Dunia
← Kembali

TERBESAR SEPANJANG SEJARAH, JARINGAN NARKOBA INI AKHIRNYA TUMBANG!

Foto Berita

DEN HAAG – Sebuah kabar mengejutkan datang dari Eropa. Europol, badan kepolisian yang bertugas memerangi kejahatan internasional dan terorganisir, baru saja mengumumkan keberhasilan besar. Mereka telah melumpuhkan jaringan produksi narkoba sintetis terbesar yang pernah ada, memberikan pukulan telak bagi para penyelundup narkoba di benua biru.

Operasi skala raksasa ini berhasil membongkar banyak laboratorium ilegal yang tersebar di beberapa negara. Jaksa Polandia pada Rabu lalu mengumumkan bahwa penyelidik berhasil menyita lebih dari 9,3 ton narkotika dan menahan lebih dari 100 tersangka. Target utama adalah sebuah jaringan kriminal yang berpusat di Polandia, namun jangkauannya sudah meluas ke seluruh Uni Eropa.

Bayangkan, ada 24 laboratorium berskala industri yang berhasil dibongkar! Selain itu, sekitar 1.000 ton bahan kimia juga disita. Bahan-bahan ini awalnya diimpor secara legal dari Tiongkok dan India, namun kemudian disalahgunakan untuk membuat berbagai jenis narkoba jalanan seperti MDMA, amfetamin, dan sabu. Penyelidik menemukan bahwa bahan kimia tersebut dikemas ulang, diberi label palsu, lalu didistribusikan ke berbagai laboratorium di seluruh Uni Eropa.

Andy Kraag, Kepala Pusat Kejahatan Terorganisir Serius Eropa Europol, yang mengkoordinasikan aksi polisi lintas batas ini, tidak bisa menyembunyikan kebanggaannya. "Ini adalah pukulan telak bagi kelompok kejahatan terorganisir yang terlibat dalam perdagangan narkoba," tegas Kraag. Ia bahkan menambahkan, "Saya sudah lama di bisnis ini. Ini jelas merupakan operasi terbesar yang pernah kami lakukan terhadap produksi dan distribusi narkoba sintetis."

Operasi yang berlangsung setahun penuh ini melibatkan kepolisian dari Belgia, Republik Ceko, Jerman, Belanda, Polandia, dan Spanyol. Dua orang terduga otak di balik jaringan ini, keduanya dari Polandia, juga turut ditangkap. Laboratorium dan jalur produksi narkoba ditemukan di Belgia, Republik Ceko, Jerman, Belanda, dan Polandia, yang memang berfungsi sebagai pusat logistik jaringan tersebut. Mayoritas tersangka yang ditangkap berasal dari Polandia, meski warga negara Belgia dan Belanda juga diduga terlibat.

Kecurigaan muncul pada tahun 2024, ketika polisi Polandia mencurigai adanya jaringan yang mengimpor bahan kimia dalam jumlah sangat besar dari Tiongkok dan India. Kraag menjelaskan, operasi ini merupakan bagian dari "strategi rantai pasokan" untuk memutus industri narkoba sintetis dari akarnya. "Kelompok kriminal ini tidak lagi memiliki pasokan," pungkasnya.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook