Masa kampanye Pemilu Sela Amerika Serikat 2026 resmi memasuki babak akhir. Presiden Donald Trump dan Wakil Presiden JD Vance turun langsung untuk menggalang dukungan terakhir bagi para kandidat Partai Republik. Trump dijadwalkan menyampaikan pidato penutup di Lincoln Memorial Reflecting Pool, Washington DC, sebuah lokasi yang secara politik cukup canggung mengingat proyek renovasinya yang molor dan melebihi anggaran.
Di sisi lain, Partai Demokrat sedang memanfaatkan momentum. Isu perang Iran, tingginya harga energi, dan krisis daya beli menjadi senjata utama mereka untuk menyerang dominasi Republik di Senat dan DPR. Kandidat Senat Demokrat dari Michigan, Abdul El-Sayed, gencar melakukan kampanye 'Get-Out-The-Vote' di kampus dan kota-kota besar. Sementara itu, di Texas, pasangan James Talarico dan Gina Hinojosa menggelar kampanye gabungan di Austin untuk merebut kursi Senat dan Gubernur.
Analisis singkat: Hasil pemilu sela ini akan sangat menentukan arah kebijakan AS dua tahun ke depan. Jika Demokrat menang, Trump sudah menyiapkan strategi 'Mr. Veto' untuk memblokir legislasi lawan. Bagi masyarakat, hasil ini berdampak langsung pada kebijakan ekonomi domestik dan stabilitas geopolitik, terutama terkait konflik di Timur Tengah yang mempengaruhi harga minyak dunia.