BANDARA RIYADH DISERANG, OPERASI DIBEKUKAN - Berita Dunia
← Kembali

BANDARA RIYADH DISERANG, OPERASI DIBEKUKAN

Foto Berita

Riyadh, Arab Saudi — Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas. Bandara Internasional King Khalid di Riyadh terpaksa menghentikan seluruh operasional penerbangan setelah serangan udara terjadi pada Sabtu sore waktu setempat. Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi (GACA) melaporkan bahwa insiden ini mengakibatkan sejumlah orang terluka, meski jumlah pastinya masih dalam pendataan tim medis dan keamanan di lokasi.

Serangan ini bukan yang pertama terjadi pekan ini. Sebelumnya pada hari Kamis, serangan yang diklaim dilakukan kelompok Houthi dari Yaman telah menewaskan sedikitnya tiga warga Saudi, termasuk seorang pilot. Kelompok milisi yang didukung Iran tersebut memang tengah berkonflik dengan koalisi pimpinan Saudi, dan mereka telah mengeluarkan ultimatum agar maskapai penerbangan menghindari wilayah udara Saudi, kecuali untuk penerbangan ke kota suci Mekkah dan Madinah.

Dampak dari serangan ini sangat luas. Bandara mengimbau penumpang untuk memantau status penerbangan masing-masing secara mandiri karena terjadi kekacauan jadwal. Kementerian Luar Negeri Saudi juga menginstruksikan warganya di luar negeri untuk menghubungi kedutaan jika rencana perjalanan mereka terganggu. Maskapai Kuwait Airways bahkan telah membatalkan penerbangan mereka ke Riyadh karena alasan keamanan.

Kabar ini memicu reaksi internasional. Presiden AS, Donald Trump, menyatakan pihaknya sedang mempertimbangkan opsi untuk bergabung dalam serangan balasan terhadap Houthi. Sejumlah kedutaan besar asing—termasuk AS, Inggris, Irlandia, dan Kanada—langsung mengeluarkan peringatan keras kepada warganya untuk menghindari bandara dan area sekitarnya. Situasi ini diprediksi akan berdampak signifikan pada sektor pariwisata dan bisnis di Arab Saudi dalam jangka pendek, serta meningkatkan kekhawatiran global akan meluasnya konflik militer di kawasan Teluk.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook