Ribuan warga memadati jalanan ibu kota Venezuela, Caracas, untuk menyambut kepulangan pemimpin oposisi Maria Corina Machado setelah 10 bulan hidup di pengasingan. Machado meninggalkan Venezuela pada Desember lalu, tak lama sebelum Amerika Serikat menangkap Presiden Nicolas Maduro dan mendukung wakilnya, Delcy Rodriguez, sebagai pemimpin baru.
Kepulangan Machado ini menjadi momen politik yang signifikan di tengah transisi kekuasaan yang kontroversial. Analis menilai kehadirannya kembali bisa memicu gelombang dukungan baru bagi gerakan oposisi, sekaligus menguji stabilitas pemerintahan Rodriguez yang didukung AS. Bagi masyarakat Venezuela, kembalinya Machado menghidupkan kembali harapan akan perubahan politik, namun juga berpotensi memunculkan ketegangan baru di jalanan. Media internasional seperti Al Jazeera melaporkan bahwa situasi masih dinamis dan pantauan keamanan diperketat di sekitar lokasi.