Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali memanaskan situasi Timur Tengah. Ia tidak menutup kemungkinan untuk mengirimkan tentara darat ke Iran. Ancaman ini muncul di tengah kembali pecahnya pertempuran dan gempuran rudal AS yang terus berlanjut.
Analis militer yang diwawancarai Al Jazeera, Ava Warriner, mengupas skenario operasi darat yang mungkin terjadi. Invasi darat ke Iran bukan perkara mudah. Negeri para Mullah itu memiliki medan pegunungan yang sulit dan kota-kota padat penduduk. Pasukan AS bisa terjebak dalam perang gerilya berkepanjangan seperti yang pernah terjadi di Irak dan Afghanistan.
Dampaknya bagi masyarakat global sangat besar. Jika invasi benar-benar terjadi, harga minyak dunia diprediksi meroket karena Iran adalah salah satu produsen minyak utama. Konflik ini juga berpotensi memicu krisis kemanusiaan baru dengan jutaan pengungsi. Dunia kini menunggu langkah nyata Trump, apakah hanya gertak sambal atau benar-benar akan mengulang 'kesalahan' perang di Timur Tengah.