Jakarta, CNN Indonesia -- Momen haru terjadi di Piala Dunia 2026. Kiper Timnas Tanjung Verde, Vozinha, dipastikan akan bertemu kembali dengan ibunya, Ana Candida Evora, di Miami pada akhir pekan ini. Pertemuan itu terjadi setelah sang ibu akhirnya mendapatkan visa untuk masuk ke Amerika Serikat.
Vozinha menjadi sorotan dunia usai tampil gemilang di laga pertama melawan Spanyol. Kiper berusia 40 tahun itu sukses menggagalkan berbagai peluang tim unggulan, membuat laga berakhir imbang 0-0. Prestasi itu menjadi kejutan besar karena Tanjung Verde dianggap sebagai tim kecil.
Di balik kesuksesannya, ada cerita pilu. Sang ibu, Ana, awalnya tidak bisa menonton langsung perjuangan putranya karena terkendala biaya jaminan visa. Kabar ini sampai ke telinga Pemimpin Minoritas DPR AS, Hakeem Jeffries, yang langsung bergerak.
Jeffries mendesak Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, untuk memberikan keringanan. Hasilnya, semua biaya dihapuskan dan perjalanan Ana diatur agar tiba tepat waktu. 'Saya berterima kasih kepada Menteri Rubio, pejabat Departemen Luar Negeri, pemerintah Tanjung Verde, dan FIFA,' ujar Jeffries di media sosial.
Pertemuan ibu dan anak ini akan terjadi sebelum Tanjung Verde menghadapi Uruguay di laga kedua Grup H pada Minggu (24/6) waktu setempat. Dukungan langsung dari tribun diharapkan bisa menjadi suntikan moral bagi Vozinha dan timnya.