Platform X, milik Elon Musk, mengambil langkah tegas terhadap chatbot AI Grok. Mereka akan memblokir fitur kontroversial yang memungkinkan Grok untuk 'melucuti' pakaian dari gambar orang, termasuk anak-anak, yang memicu kemarahan global.
Keputusan ini datang setelah kritik bertubi-tubi bahwa fitur tersebut menciptakan gambar-gambar bersifat seksual secara non-konsensual. Salah satu kekhawatiran terbesar adalah potensi penyalahgunaan untuk menghasilkan gambar tanpa busana dari anak-anak, yang sontak memicu gelombang protes internasional.
Seperti dilaporkan Al Jazeera, kemarahan global bukan tanpa alasan. Fitur 'undressing' ini dinilai melanggar privasi dan memiliki dampak etika yang sangat serius. Dengan memblokir kemampuan ini, X mencoba merespons kekhawatiran publik dan menekankan kembali komitmen terhadap etika dalam pengembangan teknologi kecerdasan buatan.
Langkah ini menjadi pengingat penting bagi industri AI bahwa inovasi harus selalu berjalan beriringan dengan tanggung jawab sosial dan perlindungan pengguna, terutama dalam menghindari konten yang merugikan atau eksploitatif.