KRIKET PAKISTAN DI UJUNG TANDUK: PIALA DUNIA TERANCAM! - Berita Dunia
← Kembali

KRIKET PAKISTAN DI UJUNG TANDUK: PIALA DUNIA TERANCAM!

Foto Berita

Situasi pelik menyelimuti partisipasi Pakistan di Piala Dunia T20 yang akan bergulir 7 Februari mendatang. Meskipun skuad final mereka sudah diumumkan pada Sabtu lalu, keputusan akhir apakah tim akan berangkat atau tidak kini sepenuhnya ada di tangan pemerintah Pakistan. Ketidakpastian ini muncul setelah Dewan Kriket Internasional (ICC) mendepak Bangladesh dari turnamen tersebut karena menolak bermain di India, memicu kekhawatiran serupa bagi Pakistan.

Ketua Dewan Kriket Pakistan (PCB), Mohsin Naqvi, yang juga menjabat Menteri Dalam Negeri, menegaskan bahwa PCB masih menunggu izin resmi dari pemerintah sebelum mengonfirmasi keikutsertaan tim. Ini adalah langkah pencegahan mengingat hubungan politik yang tegang antara Islamabad dan New Delhi. Pakistan sendiri dijadwalkan akan bermain secara eksklusif di Sri Lanka, termasuk babak playoff jika lolos, demi menghindari wilayah India.

Terlepas dari awan politik yang menggantung, PCB telah mengumumkan 15 nama yang akan berlaga. Mantan kapten Babar Azam kembali masuk skuad setelah sebelumnya sempat absen dari beberapa pertandingan. Namun, beberapa nama besar seperti Haris Rauf dan wicketkeeper-batter Mohammad Rizwan tidak masuk dalam daftar. Posisi Rizwan digantikan oleh pemain lain, sementara Haris Rauf belum bermain sejak Piala Asia September lalu. Babar Azam, yang sempat diragukan performanya di Liga Big Bash, disebut pelatih kepala Mike Hesson akan punya peran krusial di lapangan lambat Sri Lanka, meskipun bukan sebagai pembuka.

Situasi ini bukan hanya tentang kriket, melainkan cerminan dari ketegangan geopolitik yang terus membayangi hubungan India dan Pakistan. Keputusan ICC yang keras terhadap Bangladesh karena alasan keamanan (yang ditolak ICC) menjadi preseden yang memperkuat posisi pemerintah Pakistan untuk berhati-hati. Jika Pakistan benar-benar absen, ini akan menjadi pukulan telak bagi turnamen, mengurangi daya tarik dan intensitas persaingan, terutama di kawasan Asia Selatan yang menggandrungi olahraga ini. Nasib kriket Pakistan kini bergantung pada keputusan politik, bukan semata-mata performa di lapangan hijau.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook