AS SIAP PUSATKAN VISA DI AFRIKA, PELAMAR HARUS TERBANG JAUH - Berita Dunia
← Kembali

AS SIAP PUSATKAN VISA DI AFRIKA, PELAMAR HARUS TERBANG JAUH

Foto Berita

Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Amerika Serikat berencana memusatkan proses pengurusan visa di Afrika. Rencananya, jumlah lokasi wawancara visa akan dikurangi drastis dari sekitar 50 tempat menjadi hanya sekitar 20 tempat.

Kebijakan ini berdasarkan memo internal Departemen Luar Negeri AS yang dikutip media Amerika. Artinya, pemohon visa dari negara-negara yang kedutaan besarnya tidak lagi melayani wawancara harus terbang ke negara tetangga. Kota-kota seperti Nairobi, Johannesburg, Addis Ababa, Accra, dan Dakar diprediksi menjadi pusat regional baru.

Perubahan ini tidak mengubah siapa yang boleh mendapatkan visa. Hanya saja, lokasi pengajuannya berubah. Dampaknya, biaya perjalanan dan logistik pemohon akan membengkak. Sebagai gambaran, tahun 2024 lalu saja AS sudah menerbitkan lebih dari 540.000 visa non-imigran untuk warga Afrika.

Menurut analis hubungan internasional, Aaliyah Vayez, kebijakan ini selaras dengan pendekatan 'transaksional' pemerintahan Trump yang mengutamakan keamanan. Para ahli juga menilai pemusatan ini untuk menekan biaya operasional, memperkuat pengawasan, dan mencegah pemalsuan dokumen. Namun, beban baru justru jatuh ke pundak pemohon yang harus menempuh perjalanan lebih jauh dan mahal.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook