Menteri Transportasi Spanyol, Óscar Puente, menegaskan tidak akan mundur dari jabatannya meski diterpa desakan terkait kecelakaan kereta cepat yang menewaskan 69 orang. Ia bersikeras tidak menyembunyikan apa pun dan fokus menyelesaikan masalah.
Kecelakaan terjadi ketika kereta Renfe menabrak bagian belakang kereta Iryo yang berhenti di dekat Urda, Toledo. Investigasi awal menemukan kereta Renfe melaju antara 160-200 km/jam saat kejadian. Perdana Menteri Pedro Sánchez menyebut insiden ini sebagai pukulan telak bagi kepercayaan publik terhadap jaringan kereta cepat Spanyol, terutama karena ini merupakan tragedi kedua dalam setahun setelah insiden serupa di Adamuz yang menewaskan 46 orang.
Rekaman audio bocor menunjukkan adanya izin pergerakan kereta yang kontradiktif dari pusat kendali, memicu kritik politik terkait liberalisasi sektor perkeretaapian. Puente berjanji akan menindak tegas jika ditemukan kesalahan manusia, tanpa menjadikan pekerja sebagai tameng.