TESLA SETOP PRODUKSI CYBERTRUCK, MULAI DITINGGALKAN? - Berita Dunia
← Kembali

TESLA SETOP PRODUKSI CYBERTRUCK, MULAI DITINGGALKAN?

Foto Berita

Jakarta - Kabar mengejutkan datang dari raksasa otomotif listrik Tesla. CEO Elon Musk resmi mengumumkan bahwa pihaknya akan menghentikan produksi pikap listrik kontroversial, Cybertruck, di pabrik Gigafactory Texas pada pertengahan tahun depan. Langkah ini diambil bukan tanpa alasan, melainkan untuk memberi ruang bagi peningkatan produksi model terbaru mereka, Cybercab, yang digadang-gadang sebagai armada taksi otonom masa depan.

Keputusan ini menjadi pukulan telak bagi Cybertruck yang sempat diprediksi Musk akan terjual hingga 250.000 unit per tahun. Faktanya, angka penjualan jauh dari harapan. Pada 2024, hanya sekitar 38.965 unit yang terjual, dan angkanya merosot tajam hampir 50 persen pada 2025 menjadi hanya 20.237 unit. Desainnya yang tajam dengan eksterior baja tahan karat memang sempat menjadi sorotan, namun seringkali menuai kontroversi, termasuk insiden pecahnya kaca saat peluncuran perdana.

Menariknya, Cybertruck kini bukan sekadar produk gagal secara komersial, tetapi juga telah bertransformasi menjadi simbol politik. Kendaraan ini kerap diidentikkan dengan sikap oposisi terhadap Musk yang semakin aktif dalam politik Amerika Serikat. Setelah mendukung penuh kampanye Partai Republik dan sempat memimpin panel efisiensi pemerintahan (DOGE), Musk menuai backlash. Penghentian produksi ini pun dianggap sebagian pengamat sebagai cerminan dinamika bisnis yang tak lagi bisa lepas dari tekanan politik dan preferensi pasar yang berubah cepat.

Analisis Dampak: Bagi konsumen, keputusan ini menandakan bahwa Tesla akan fokus pada kendaraan otonom (robo-taxi) dibanding kendaraan pribadi bergaya futuristik. Sementara itu, bagi pasar otomotif global, langkah ini menjadi sinyal bahwa adopsi kendaraan listrik eksperimental mulai melambat, dan produsen beralih ke model yang lebih komersial dan fungsional. Meski Musk menyebut Cybertruck sebagai 'kendaraan terbaik' yang pernah dibuat, berakhirnya produksi model ini menandai tutupnya satu babak era desain otomotif yang berani namun penuh kontroversi.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook