DRAMA KRIKET DUNIA: BOIKOT & STANDAR GANDA ICC TERKUAK! - Berita Dunia
← Kembali

DRAMA KRIKET DUNIA: BOIKOT & STANDAR GANDA ICC TERKUAK!

Foto Berita

Dunia kriket tengah memanas! Jelang T20I World Cup mendatang, keputusan Pakistan untuk memboikot pertandingan melawan India menuai kritik tajam dari International Cricket Council (ICC). ICC menyebut langkah ini merugikan penggemar global, bahkan secara khusus menyoroti jutaan fans di Pakistan yang kini harus gigit jari karena tak bisa menyaksikan laga India.

Dalam pernyataannya, ICC selalu mengedepankan idealisme “keadilan,” “kesetaraan,” serta “integritas dan kesucian” turnamen. Namun, banyak pihak, terutama para penggemar Pakistan, mempertanyakan konsistensi ICC. Mereka ingat betul saat India menolak bermain di Pakistan pada Champions Trophy 2025 karena alasan “murni politis.” Kala itu, ICC justru mencari jalan keluar dengan sistem “model hibrida,” bahkan memindahkan semifinal dan final turnamen dari Pakistan ke Dubai. Anehnya, tak ada teguran atau sanksi untuk India.

Drama tak berhenti di situ. Bangladesh juga sempat terseret dalam pusaran ketegangan. Setelah pemain andalannya, Mustafizur Rahman, dicoret oleh sebuah tim di Indian Premier League (IPL), Bangladesh menuntut agar semua pertandingan mereka dimainkan di Sri Lanka (yang juga tuan rumah). Akibatnya, Bangladesh justru didepak dari turnamen.

Klaim mengenai kekhawatiran keamanan sebagai alasan boikot atau penolakan pun ditepis mentah-mentah. Penilaian keamanan ICC sebelumnya sudah menyatakan India aman untuk kunjungan Bangladesh. Pakistan sendiri baru saja sukses menggelar turnamen internasional yang diakui ICC dan bahkan berlaga di One Day International (ODI) World Cup di India pada tahun 2023. Jadi, alasan keamanan tampaknya cuma kedok.

Jelas terlihat bahwa ICC kini seolah membiarkan olahraga kriket menjadi medium bagi negara-negara Asia Selatan untuk melancarkan “serangan” geopolitik. Lebih parah lagi, ICC ditengarai mulai memihak ambisi geopolitik salah satu negara, khususnya India, tanpa pernah memberikan teguran berarti. Kasus penolakan India untuk bermain di Pakistan, atau bahkan penolakan tim putra India untuk bersalaman dengan pemain Pakistan tahun lalu, seolah luput dari perhatian. Ini bukan lagi soal olahraga semata, melainkan cerminan ketegangan politik regional yang merusak semangat sportivitas dan kejujuran dalam kriket global, serta merampas hak penggemar untuk menikmati permainan yang adil.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook