Serangan udara Israel menghantam sebuah apartemen hunian di kawasan Remal, Gaza City, pada Sabtu dini hari tanpa peringatan sebelumnya. Insiden ini menewaskan sedikitnya lima orang dan melukai enam lainnya.
Menurut laporan staf medis di Rumah Sakit al-Shifa, korban tewas mencakup empat perempuan, di antaranya seorang wanita Kristen lanjut usia dan putrinya. Serangan menghantam gedung al-Asala saat warga sedang tertidur lelap, menyebabkan kobaran api yang butuh waktu lebih dari satu jam untuk dipadamkan oleh tim Pertahanan Sipil Palestina.
Kawasan Remal dikenal sebagai salah satu permukiman terpadat di Gaza City yang saat ini menampung ribuan pengungsi di kamp-kamp darurat. Saksi mata menggambarkan situasi yang mengerikan, dengan korban tertimbun reruntuhan bangunan. Tim penyelamat masih terus mencari korban yang hilang di lokasi kejadian, sementara drone Israel dilaporkan masih berputar-putar di atas area tersebut.