LONDON, BBC News ā Sebuah insiden menegangkan terjadi di perairan internasional ketika pasangan pensiunan asal Inggris, Jane dan Alan Kelvey, mengaku ādiborongā oleh fregat Rusia, Admiral Grigorovich, pada Selasa pagi waktu setempat.
Menurut kesaksian Jane kepada BBC Newsnight, kapal perang Rusia itu membunyikan klakson sebanyak lima kaliākode maritim yang berarti 'apakah Anda melihat kami?'. āKami segera mengubah haluan dua derajat ke kiri agar mereka tahu kami sadar akan keberadaan mereka,ā jelas Jane.
Namun, Kementerian Pertahanan Rusia membantah versi tersebut. Mereka menyebut kapal pesiar milik pasutri itu melakukan 'pendekatan berbahaya' ke arah kapal perang. Pihak Rusia mengaku telah berulang kali mencoba menghubungi via radio dan menembakkan suar peringatan, sebelum akhirnya melepaskan tembakan senapan ke jalur kapal pesiar.
Menariknya, Kementerian Pertahanan Inggris menilai insiden ini sebagai ākasus terisolasiā dan tidak ada kaitannya dengan penyitaan kapal tanker āarmada bayanganā Rusia di Selat Inggris pada hari sebelumnya.
Analisis Dampak: Insiden ini memicu kembali ketegangan diplomatik antara London dan Moskow di tengah meningkatnya patroli militer Rusia di perairan Eropa. Pakar maritim menilai tindakan Rusia yang menembak ke arah kapal sipilāmeski dengan amunisi peringatanābisa dianggap melanggar hukum laut internasional. Bagi publik Inggris, ini menjadi pengingat bahwa risiko konflik di Laut Utara tidak hanya dialami kapal kargo, tetapi juga kapal rekreasi pribadi.