Gelombang inovasi peternakan tengah menyapu Munjungan, Trenggalek, dengan sorotan utama pada bibit anak ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB). Jenis ayam kampung hasil riset Balitbangtan ini kian diminati masyarakat Munjungan, bukan tanpa alasan. Ayam KUB menjanjikan produktivitas dan efisiensi yang jauh melampaui ayam kampung biasa, menjadikannya tren baru yang patut diperhitungkan di sektor agribisnis lokal.
Keunggulan utama ayam KUB terbukti sangat relevan bagi peternak di Munjungan. Bayangkan, ayam KUB mampu mencapai bobot panen 0,8 hingga 1 kilogram hanya dalam 10 minggu, lebih cepat dari ayam kampung biasa yang butuh 12 minggu. Ini berarti perputaran modal yang lebih cepat dan potensi keuntungan yang meningkat signifikan. Selain itu, produksi telurnya pun fantastis, bisa mencapai 180 butir per tahun per ekor, jauh di atas rata-rata ayam kampung biasa. Hal ini membuka peluang besar baik untuk segmen ayam pedaging maupun petelur di wilayah Munjungan.
Pesan Sekarang: